BEBERAPA ISTILAH DALAM SOSIOLOGI

E-mail Cetak PDF

Setelah iseng menuliskan tentang nasi box khusus para bos, saya pun melanjutkan tulisan dengan tema VIP VS Biasa (Bagian 1) yang menceritakan tentang keistimewaan yang bisa dimiliki oleh orang-orang penting seperti pejabat atau bos maupun fasilitas-fasilitas tertentu yang bisa diperoleh menggunakan uang. Namun sebelumnya, saya akan menuliskan beberapa istilah yang sempat saya sebutkan pada tulisan sebelumnya berdasarkan Kamus Sosiologi Prof. Dr. Soerjono Soekanto, S.H, M.A.

Class, Social (Kelas Sosial) diartikan sebagai :

1. Suatu kelompok sosial yang anggota-anggotanya mempunyai kedudukan ekonomis yang sama;

2. Suatu kelompok sosial yang anggota-anggotanya mempunyai persamaan kedudukan ekonomis, prestise, kedudukan pekerjaan, kekuatan, orientasi nilai dan ditandai adanya interaksi, serta kesadaran kelas.

Status (Kedudukan) diartikan sebagai :

1. Posisi dalam suatu hirarki;

2. Suatu wadah bagi hak dan kewajiban;

3. Aspek statis dari peranan;

4. Prestise yang dikaitkan dengan suatu posisi;

5. Jumlah peranan ideal dari seseorang.

Status, Social (Status Sosial) atau Status, General (Status Umum) diartikan sebagai prestise umum dari seseorang dalam masyarakat.
0 Komentar..


Selanjutnya...

VIP VS BIASA (bagian 1)

E-mail Cetak PDF

Terkait dengan tulisan saya sebelumnya tentang masalah nasi box khusus para bos, saya jadi teringat setiap kami mengadakan acara atau kegiatan baik yang diadakan digedung kantor ataupun dihotel maka kami akan menyiapkan “ruang VIP” bagi para bos ketika coffee break ataupun makan siang. Tujuannya adalah supaya mereka tidak perlu antri ketika akan mengambil hidangan yang disediakan. Selain itu, didalam ruang VIP tersebut disediakan meja dan kursi untuk makan sehingga mereka lebih nyaman ketika sedang menyantap makanan sambil mengobrol dengan para bos lainnya.

Hal ini berbeda dengan situasi diluar ruang VIP. Para peserta (yang pada umumnya adalah staf) harus mengantri untuk mengambil hidangan yang telah disediakan. Adakalanya peserta tidak kebagian makanan karena terlambat mengantri ataupun petugas catering tidak cepat menuang makanan ketempat yang sudah kosong. Selain itu, mereka tidak disiapkan meja dan kursi untuk makan, kalaupun ada namun jumlahnya sangat sedikit dan tidak sebanding dengan jumlah peserta sehingga mereka harus makan dimeja kelas.

Selain acara resmi dikantor, sebenarnya secara tidak langsung dalam kehidupan sehari-hari kita tidak lepas dari memberikan “penghormatan kepada orang penting” dengan menyiapkan fasilitas yang berbeda dengan “orang biasa”. Kira-kira salah satu contoh gambarannya adalah seperti pada saat kita hadir di pesta pernikahan. Biasanya orang yang melaksanakan pesta pernikahan akan menyiapkan tempat khusus untuk tamu undangan khusus pula...entah untuk atasannya dikantor, pejabat atau orang terpandang di lingkungannya misalnya saja lurah atau camat dan lain-lain. Tempat khusus tersebut seperti ruang VIP yang sudah saya jelaskan diatas. Untuk masalah salaman dengan pengantin pun, mereka disiapkan “jalur khusus” sehingga tidak perlu mengantri seperti tamu lain pada umumnya dan tamu biasa yang sudah mengantri duluan pun diberhentikan sementara untuk memberi jalan bagi tamu khusus tersebut.


0 Komentar..
LAST_UPDATED2

Selanjutnya...

MOHON MAAF...NASI BOX INI KHUSUS UNTUK PARA BOS

E-mail Cetak PDF

Hari kelahiran merupakan momen khusus bagi sebagian orang, disatu sisi umur kita bertambah namun jangan lupa disisi lain sebenarnya “jatah” umur yang diberikan Tuhan kepada kita untuk hidup didunia ini berkurang. Banyak cara dilakukan orang untuk melewati momen ini...ada yang bersyukur dengan melakukan ibadah, merayakan bersama keluarga atau teman dengan cara makan bersama dan ada juga yang merayakannya dengan anak yatim maupun orang kurang mampu. Bahkan tidak sedikit orang yang merayakan pesta ulang tahunnya dengan meriah dan menghabiskan dana yang cukup fantastis. Apapun pilihan kita atau mereka, menjadi hak masing-masing individu yang bersangkutan.

Terkait dengan hal tersebut diatas, saya jadi tertarik untuk menuliskan tentang perayaan ulang tahun di kantor saya. Mungkin agak kurang kerjaan tapi mudah-mudahan bisa jadi bahan renungan bagi kita terutama untuk diri saya sendiri. Kira-kira mulai awal tahun ini saya mulai mengamati apa yang terjadi ketika seseorang diluar bagian saya berulang tahun khususnya jika ada “bos” yang berulang tahun. Di tempat saya bekerja ada 5 bagian yang memiliki tugas masing-masing dan tiap bagian memiliki 3 orang bos...anggap saja 1 bos besar (selevel manager) dan 2 bos kecil (selevel supervisor).

Khusus dibagian saya sendiri biasanya yang berulang tahun akan mentraktir teman-teman seruangan meskipun hanya sekedar gorengan, begitu juga dengan bos kami diruangan. Namun, entah mulai dari kapan dan entah siapa yang memulai duluan, saya perhatikan dari awal tahun ini jika ada “bos” dari bagian lain berulang tahun maka akan mengirimkan nasi box untuk ketiga bos kami. Yup hanya untuk ketiga bos kami sedangkan staf seperti saya dan teman-teman lainnya tidak dapat hehehehehe akhirnya kami hanya bisa meledek orang yang mengantarkan nasi box tersebut kenapa tidak dapat. Setelah beberapa kali kejadian, yang paling lucu menurut saya adalah ketika orang yang diminta mengantar keruangan saya dengan membawa 3 box nasi, sekretaris diruangan saya seperti sudah hapal dan selalu berkata “untuk para bos ya?”


0 Komentar..
LAST_UPDATED2

Selanjutnya...

MENGAPA HARUS MENDAFTAR SEKOLAH DARI SEKARANG?

E-mail Cetak PDF

Saat ini, anak saya Endry sudah berumur 5 tahun 6 bulan. Seperti sudah saya ceritakan sebelumnya, Endry sudah sekolah di Bimba AIUEO dan rencananya bulan Juni/Juli tahun ini akan saya masukkan ke Taman Kanak-kanak atau TK. Kebetulan di dekat rumah saya ada TK, meskipun tidak terlalu besar dan “tidak punya nama” alias tidak elite namun bagi saya yang penting sekolahnya dekat rumah toh baru TK ini hehehehe buat apa membayar mahal untuk sekolah TK.

Tahun ajaran baru biasanya dimulai pada bulan Juni atau Juli dan saya berfikir nanti saja sekitar bulan Mei saya akan mendaftarkan Endry ke TK. Namun, sudah beberapa minggu ini ibu saya selalu menceritakan hal yang sama yaitu ada tetangga yang selalu menanyakan Endry akan sekolah di TK mana...dalam hati saya ngapain juga ini orang tanya-tanya, waktu anaknya sekolah juga saya tidak kepo dia mau menyekolahkan anaknya dimana. Ibu saya bilang dia merekomendasikan TK ditempat anaknya sekolah, katanya sih bagus. Lalu saya bilang ke ibu minta tolong dibawakan brosurnya supaya bisa saya baca-baca dahulu dan tahu persis tempatnya dimana namun tidak juga dibawakan dengan alasan lupa.


0 Komentar..
LAST_UPDATED2

Selanjutnya...

PENGELOLAAN ARSIP BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NOMOR 43 TAHUN 2009

E-mail Cetak PDF

Setelah kita berkenalan dengan istilah-istilah dalam kearsipan, sekarang saya akan melanjutkan pembahasan mengenai pengelolaan arsip berdasarkan Undang-undang Nomor 43 Tahun 2009 tentang Kearsipan. Dalam tulisan kali ini, saya akan tetap menuliskan definisi istilah dalam kearsipan untuk sekedar mengingatkan dan kita dapat lebih memahami penjelasannya.

Pengelolaan Arsip dibagi menjadi 2 (dua), yaitu :

1. Pengelolaan Arsip Dinamis

Arsip Dinamis adalah arsip yang digunakan secara langsung dalam kegiatan pencipta arsip dan disimpan selama jangka waktu tertentu. Berdasarkan uraian tersebut, arsip dinamis merupakan arsip/berkas/dokumen yang kita gunakan sehari-hari, misalnya saja yang berkaitan dengan arsip pribadi seperti KTP, Kartu pelajar/mahasiswa, SIM, STNK. Jika dikaitkan dengan pekerjaan misalnya saja dokumen kontrak/perjanjian kerjasama atau perjanjian jual-beli, surat-surat yang berkaitan dengan pekerjaan dll.

2. Pengelolaan Arsip Statis

Arsip Statis adalah arsip yang dihasilkan oleh pencipta arsip karena memiliki nilai guna kesejarahan, telah habis habis retensinya, dan berketerangan dipermanenkan yang telah diverifikasi baik secara langsung maupun tidak langsung oleh Arsip Nasional Republik Indonesia dan/atau Lembaga Kearsipan. Yang termasuk dalan arsip statis dan saat ini disimpan oleh Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) seperti Teks Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia, Surat Perintah Sebelas Maret (Supersemar) dan dokumen atau perjanjian lainnya yang berkaitan dengan sejarah Bangsa Indonesia.

LAST_UPDATED2

Selanjutnya...

BERKENALAN DENGAN ARSIP

E-mail Cetak PDF

Dalam kehidupan manusia, kita selalu berhadapan atau memiliki arsip/berkas/dokumen penting yang berkaitan dengan bukti identitas diri seperti akta kelahiran, KTP, buku nikah; bukti kepemilikan benda seperti BPKB, surat tanah atau rumah; dan lain-lain. Namun adakalanya (sebagian dari) kita tidak atau kurang peduli dengan hal-hal tersebut, padahal dokumen-dokumen tersebut sangatlah penting nilainya.

Sebagai gambaran pentingnya sebuah arsip/dokumen, misalnya saja banyak kasus sengketa tanah karena kedua belah pihak “merasa” memiliki bukti berupa surat tanah yang sah dikeluarkan oleh lembaga yang berwenang. Namun pada akhirnya, salah satu pihak akan kalah dan mengalami kerugian karena ternyata bukti tersebut kurang kuat di mata hukum. Kasus lain adalah buku atau surat nikah, bagi pasangan yang menikah tanpa melaporkan pernikahannya ke Kantor Urusan Agama (KUA) dan tidak memiliki buku nikah, apabila terjadi sesuatu hal, sangat sulit (terutama pihak perempuan) untuk menuntut hak (misal nafkah) kepada suaminya karena tidak ada dokumen bahwa mereka sudah menikah.

LAST_UPDATED2

Selanjutnya...

INFO BUKU : DON'T TOUCH ME

E-mail Cetak PDF

Pelecehan Seksual? Ups...dengarnya saja bergidik!

Korban pelecehan seksual? Iiih...nggak banget deh!

Eit...tapi siapa yang tahu kita terbebas dari monster –baca : orang usil yang hobi melecehkan perempuan—yang bertebaran itu. Bukankah mereka dekat sekali dengan kita. Bahkan kadang satu sekolah, sekampus, sekantor, serumah atau malah duduk bersebelah.

Tidak hanya bicara tentang pelecehan seksual dengan ringan, dalam buku ini kita diajari cara mendeteksi, proteksinya dan tentu saja solusinya. Rasanya tak harus menunggu jadi korban untuk membaca buku ini.


0 Komentar..

LAST_UPDATED2

Selanjutnya...

PENGALAMAN PERTAMA MENGIKUTI LOMBA MENULIS BLOG

E-mail Cetak PDF

Pada tulisan sebelumnya “Inspirasi Menulis Dari Mana Saja (bagian 2)”, saya menjelaskan bahwa kita bisa mendapatkan inspirasi menulis dari berbagai hal, salah satunya dengan cara mengikuti lomba menulis di blog yang diselenggarakan oleh sebuah instansi baik negeri, swasta ataupun Perguruan Tinggi atau Univertsitas. Saya sempat menyinggung bahwa saya baru mengetahui bahwa ada lomba menulis blog karena ada yang memberikan komentar pada tulisan saya yang berjudul “Jalan-jalan ke Keraton Solo” memenuhi syarat untuk mengikuti lomba menulis blog yang diselenggarakan oleh Universitas Sebelas Maret (UNS), hanya saja komentar tersebut sudah hilang ketika pondokinfo.com mengalami gangguan sehingga artikel beserta komentar yang ada menjadi hilang. Untungnya informasi tentang lomba tersebut masih ada dan dapat dilihat pada  http://pin.blog.uns.ac.id/2011/05/09/contestpin2011/.

Peserta yang sudah mendaftarkan tulisannya untuk mengikuti lomba tersebut diseleksi dan dipilih sebanyak 50 orang peserta. Ternyata lomba tersebut akan dilaksanakan di Kota Solo. Berhubung saya tinggal diluar kota maka saya menghubungi pihak panitia apakah saya masuk 50 besar untuk lomba tersebut dengan dengan memberi penjelasan bahwa saya harus membeli tiket pesawat dan booking hotel untuk menginap. Komunikasi tersebut dilakukan melalui email dan Alhamdulillah respon dari panitia sangat cepat dalam memberikan informasi. Entah karena saya berasal dari luar kota atau karena saya aktif bertanya-tanya akhirnya panitia memberitahukan bahwa saya dapat mengikuti perlombaan tersebut meskipun pengumuman resminya belum ada.

Akhirnya saya memesan tiket dan hotel untuk mengikuti Lomba Blog dan Animasi Pekan Informasi Nasional 2011 yang diselenggarakan oleh UNS di Kota Solo. Saat itu sebenarnya saya sedang hamil besar, sekitar 28 minggu atau 6 bulanan tapi karena penasaran saya tetap nekat saja pergi sendirian. Saya berangkat hari Jum’at pagi dengan membawa pakaian dan laptop (karena di persyaratan lomba, peserta diminta membawa laptop). Berhubung biaya sendiri maka saya menggunakan pesawat non garuda namun ada untungnya juga saya tidak naik garuda karena pemeriksaan terhadap ibu hamil tidak terlalu ketat. Alhamdulillah tidak ada kendala apapun selama perjalanan ke Solo, dan tiba di hotel saya langsung beristirahat untuk mempersiapkan acara nanti malam. Peserta diminta untuk hadir dan menyaksikan Mangkunegaran Performing Art, saat itu saya tidak tahu acara tersebut akan seperti apa dan lokasi pelaksanaannya dimana (http://pin.blog.uns.ac.id/2011/05/18/pengumuman-50-finalis-blog-contest/).


0 Komentar..
LAST_UPDATED2

Selanjutnya...

INSPIRASI MENULIS DARI MANA SAJA? (bagian 2)

E-mail Cetak PDF

Sesuai janji saya pada tulisan sebelumnya (bagian 1), saya akan menjelaskan dari mana saja kita dapat memperoleh inspirasi untuk menulis ketika kita sedang “mentok” tidak memiliki ide tentang tema apa yang akan kita tulis.

1. Mengikuti lomba menulis blog

Ada banyak pilihan lomba menulis yang ditawarkan, baik dari instansi pemerintah, swasta bahkan Perguruan Tinggi. Pada intinya, penyelenggara “merangkul” para blogger untuk ikut berpartisipasi dalam lomba menulis untuk “menyebarkan” event/kegiatan yang akan diselenggarakan oleh sebuah instansi, memperkenalkan atau mereview sebuah produk, membuat dan menerbitkan buku yang berasal dari gabungan beberapa cerita dan lain-lain.

Saya lihat perkembangan beberapa tahun ini, orang semakin gemar menulis di blog dan lomba menulis blog cukup efektif sebagai ajang promosi yang cukup murah dibandingkan membayar iklan karena biasanya penulis diminta untuk mencantumkan link ataupun banner penyelenggara serta mempostingnya di media sosial seperti facebook ataupun twitter sehingga otomatis akan dibaca oleh teman-temannya. Bagi blogger sendiri terutama saya, berpartisipasi dalam lomba tersebut memberikan keuntungan tersendiri seperti kita menjadi punya bahan atau ide untuk menulis dan menambah pengalaman. Selain itu, apabila menang kita akan mendapatkan hadiah sekaligus ada kebanggaan tersendiri.

Saya sendiri baru tahu jika ada ajang seperti ini ketika tahun 2011 ada yang memberikan komentar di artikel Jalan-jalan ke Keraton Solo yang memberitahukan bahwa artikel saya memenuhi syarat untuk mengikuti lomba yang diadakan oleh sebuah universitas disana. Kemudian saya membuka link yang diberikan dan mendaftar. Ternyata peserta yang bisa mengikuti lomba tersebut dibatasi dan lomba menulis tersebut diadakan di Solo (untuk cerita lengkapnya, akan saya tuliskan lain waktu hehehehe tiba-tiba jadi ada bahan untuk tulisan lagi).


0 Komentar..
LAST_UPDATED2

Selanjutnya...

MENGAPA MAU “TERSIKSA” KARENA MUDIK?

E-mail Cetak PDF

Libur telah tiba... libur telah tiba... hore...hore...hore... begitulah kira-kira penggalan lagu Tasya beberapa tahun yang lalu. Yup seperti kita ketahui bersama, saat ini kita sudah memasuki masa liburan baik libur sekolah maupun libur bekerja untuk menyambut hari raya Idul Fitri bagi umat muslim. Tahun 2016 ini, libur lebaran dan cuti bersama lumayan cukup lama yaitu 9 hari, mulai tanggal 2 Juli sampai dengan 10 Juli 2016.

Di Indonesia, mudik sudah menjadi sebuah tradisi turun menurun dimana orang yang merantau akan “pulang kampung” untuk berkumpul bersama keluarga baik orangtua, istri, anak dan juga sanak saudara pada saat lebaran. Sejak Jum’at malam tanggal 1 Juli 2016, beberapa stasiun televisi sudah memberitakan dan menayangkan beberapa lokasi yang mengalami kepadatan penumpang dan juga kemacetan lalu lintas. Informasi lain yang diberikan adalah himbauan agar pemudik yang membawa kendaraan pribadi baik motor atau mobil untuk beristirahat dahulu ketika sudah lelah ataupun mengantuk. Hal ini penting dilakukan karena kecelakaan lalu lintas yang terjadi pada umumnya akibat supir sudah lelah dan mengantuk.

Tidak banyak yang berubah seperti tahun-tahun sebelumnya, saat mudik merupakan saat dimana jalanan sangat padat dan macet oleh kendaraan bermotor, baik mobil, bis dan juga motor. Kepadatan juga terjadi di bandara, terminal bis, stasiun kereta dan pelabuhan kapal laut akibat adanya lautan manusia yang ingin mudik. Mereka harus antri dan berdesak-desakan selama berjam-jam lamanya hanya untuk bisa “terangkut” salah satu moda transportasi tersebut dan berkumpul bersama keluarganya sebelum lebaran.
4 Komentar..

LAST_UPDATED2

Selanjutnya...

JPAGE_CURRENT_OF_TOTAL