SUDAHKAH ANDA BERSYUKUR HARI INI? (Bagian 3)

E-mail Cetak PDF

Pada bagian 3 ini, saya tidak akan terlalu banyak melakukan penjelasan yang panjang lebar seperti pada bagian 1 dan bagian 2 supaya bisa menampilkan lebih banyak hal-hal yang dapat kita syukuri dalam kehidupan ini.

Fasilitas kendaraan

Bagi anda seorang penglaju, alat transportasi sangat penting dalam mendukung mobilitas anda dari rumah ke kantor dan sebaliknya. Kendaraan juga sangat penting untuk mendukung profesi anda dengan mobilitas yang tinggi seperti bertemu klien satu dengan lainnya di tempat yang berbeda. Namun, tidak semua orang yang bekerja mendapatkan fasilitas kendaraan dari kantor tempatnya bekerja. Bahkan ada perusahaan yang membuka lowongan pekerjaan dengan syarat memiliki kendaraan sendiri, salah satunya ojek online :D

 

Maka bersyukurlah bagi anda yang memperoleh fasilitas kendaraan roda 4 ataupun disediakan bis / mobil jemputan. Bersyukurlah meskipun hanya diberikan kendaraan roda 2, yang penting kendaraan tersebut dapat digunakan untuk mendukung mobilitas anda dalam bekerja dan tetaplah bersyukur meskipun hanya diberikan kendaraan dinas tanpa mendapatkan BBM.

Bandingkan apabila anda harus menggunakan fasilitas / kendaraan umum pada saat jam sibuk (berbarengan dengan anak sekolah, mahasiswa, orang yang bekerja) dimana anda harus berdesak-desakan dengan banyak orang dan beresiko terjadi pelecehan seksual ataupun tindak kejahatan lainnya. Meskipun transportasi umum (MRT, Kereta Api, Trans Jakarta, APTB) di Jakarta saat ini sudah jauh lebih baik fasilitasnya namun tetap saja pada saat-saat jam tertentu, kemungkinan transportasi yang digunakan padat akan penumpang tetap terjadi.

Apabila anda tidak mendapatkan kendaraan dinas ataupun malas berdesakan di transportasi umum namun hanya memiliki sepeda, anda juga bisa menggunakannya untuk beraktifitas. Bersepeda selain dapat membuat badan kita sehat, kegiatan ini juga mengurangi polusi udara karena tidak menggunakan BBM. Selain itu, setahu saya (mudah-mudah tidak salah) sepeda juga diperbolehkan naik MRT sehingga apabila jarak rumah dan kantor anda tidak terlalu jauh dengan stasiun MRT, maka setelah turun dari MRT anda tinggal melanjutkan perjalanan dengan sepeda yang anda bawa.

Rumah

Sama halnya seperti kendaraan, beberapa perusahaan memberikan fasilitas perumahan bagi pegawainya, baik rumah dinas maupun rumah yang bisa dicicil sehingga nantinya bisa menjadi milik sendiri. Bersyukurlah meskipun rumah yang kita tempati kecil dan sempit, masih rumah milik orang tua ataupun berupa rumah susun namun kita memiliki tempat tinggal untuk beristirahat dan beraktivitas bersama keluarga. Bersyukurlah kita memiliki rumah meskipun letaknya jauh dari tempat kerja kita ataupun tidak ada mall di dekatnya...justru kita lebih hemat kalau jauh dari mall hehehehe...

Banyak orang yang tidak memiliki rumah dan harus tinggal di kolong jembatan, pinggir sungai, emperan toko atau ditempat pengungsian akibat bencana alam ataupun perang tanpa fasilitas yang memadai seperti listrik dan air bersih.

Makanan

Pimpinan bagian lain ditempat anda bekerja sering membelikan makanan yang anda sukai seperti pizza, dunkin donut / J.co, martabak, harvest ataupun kopi yang sedang ngetren untuk anak buahnya...biarkan saja tidak perlu iri, karena pimpinannya mungkin tengah memberikan apresiasi atau penghargaan kepada anak buahnya yang sudah bekerja keras. Bagian lain sering ada yang membawakan duren, klapertart atau empek-empek...saya cuek saja karena kebetulan memang tidak doyan ketiga makanan tadi hehehehe...

Tetangga anda sering update status memasang foto atau video sedang makan di tempat yang sedang ngetren...tidak usah terlalu diambil pusing, cukup berkata dalam hati kalau nanti ada rejeki lebih tinggal datangi juga saja tempat itu. Bersyukurlah karena kita masih bisa makan meskipun hanya nasi dan tahu tempe. Banyak orang yang kelaparan karena tidak memiliki uang untuk membeli makanan ataupun karena di daerah tersebut sedang langka bahan makanan.

Bersyukurlah karena kita masih diberikan lidah yang normal untuk mengecap rasa, bayangkan jika nikmat tersebut diambil oleh Tuhan, apakah anda masih bisa menikmati rasa makanan yang anda makan? Makanlah segala macam makanan yang sudah diciptakan oleh Tuhan karena pasti bermanfaat untuk tubuh kita selama tidak berlebihan.

Sehat

“Orang miskin dilarang sakit” begitulah judul buku yang pernah saya baca. Buku tersebut bukan bermaksud mengecilkan atau meremehkan orang miskin namun hanya menggambarkan pentingnya kesehatan dan mahalnya biaya yang harus kita keluarkan (Rumah Sakit, Dokter, Obat-obatan) apabila sakit.

Maka bersyukurlah karena kita diberikan kesehatan dan jagalah kesehatan itu sebaik mungkin karena banyak orang yang terbaring sakit tidak dapat melakukan aktivitas apa-apa. Bersyukurlah karena kita sehat...banyak kejadian, orang yang sehari-hari terlihat segar bugar dan ceria namun tiba-tiba terkena stroke. Salah satu wujud rasa syukur kita karena diberikan kesehatan maka lakukanlah banyak kebaikan dengan membantu orang lain

Memiliki fisik “sempurna” / Tidak cacat

Sama seperti kesehatan, bersyukurlah karena kita diberikan fisik dan indra (penglihatan, pendengaran, penciuman, perasa) yang sempurna. Seperti telah di ceritakan sebelumnya, banyak orang dengan keterbatasan fisik mampu melakukan hal yang luar biasa melebihi orang yang normal sehingga kita harus termotivasi untuk melakukan hal-hal yang luar biasa juga.

Kalau hanya perut gendut akibat melahirkan, tidak usah terlalu diambil pusing atau mengeluh...lakukan olah raga jika ingin perut yang rata dan pinggang yang ramping, karena model sekalipun tetap melakukan “kerja keras” agar memiliki perut yang rata. Bersyukurlah kalau pipi anda chubby seperti bakpao, bagi orang lain pipi chubby akan terlihat begitu menggemaskan dan menarik hehehehe...

Memiliki Pakaian

Berapa banyak pakaian yang anda miliki dirumah? Atau berapa lemari pakaian yang anda miliki dirumah? Ada orang (terutama kaum hawa) yang sering mengeluh atau bingung karena hanya memiliki pakaian “sedikit”. Ketika ada undangan pesta (pernikahan, ulang tahun bahkan penggajian), mereka langsung buru-buru membeli pakaian beserta aksesoris baru...mereka merasa “risih” apabila harus menggunakan pakaian yang sama pada saat menghadiri suatu acara.

Akibatnya banyak pakaian menumpuk atau bahkan kita sampai lupa kalau sudah pernah membeli dan memilikinya, apalagi tren pakaian selalu berganti sehingga dia harus mengikuti tren yang sedang ada supaya tidak disebut ketinggalan jaman oleh orang disekitarnya. Apabila anda mampu untuk membelinya silahkan saja, namun jika hanya untuk mengikuti tren anda sampai harus hutang sana sini, lebih baik jangan lakukan.

Sebagai bentuk rasa syukur kepada Tuhan, apabila anda memiliki pakaian layak pakai yang sudah lama tidak digunakan ataupun tidak akan digunakan lagi, ada baiknya anda berikan kepada orang yang membutuhkan, sumbangkan ke panti asuhan ataupun kepada korban bencana alam yang ada di pengungsian namun kita tetap harus dapat memilih dan memilah pakaian yang layak untuk diberikan. Misalnya saja pakaian pesta dengan dada atau punggung terbuka, perlu dipikirkan apakah layak jika disumbangkan kepada korban bencana alam karena dilihat dari segi manfaatnya (menurut saya) tidak ada.

Begitu juga dengan sepatu, tas, dan aksesoris lainnya, apabila anda memiliki hal-hal tersebut namun sudah jarang digunakan lagi lebih baik disumbangkan saja supaya bisa bermanfaat untuk orang lain.

Bagaimana...sudahkah anda bersyukur hari ini?

 

Komentar

Tampilkan/Sembunyikan Form Komentar Please login to post comments or replies.